Sunday, July 24, 2005

Hamamah vs Nurul

Hari ini aku membawa anak-anakku ke acara bazaar di sekolahnya Hamamah. Banyak permainan yang menantang dan untuk pertama kalinya mereka alami sejak beberapa tahun ini. Dulu mereka masih kecil dan aku pun tak akan mengizinkan mereka untuk bermain hal-hal yang cukup berbahaya buat mereka.

Hari ini, aku lebih memperhatikan segala tingkah Hamamah yang memang ternyata lain dari adiknya. Entah mengapa aku tidak terlalu khawatir pada Nurul yang sangat aktif bermain dengan kawan-kawannya, atau berani bermain dengan lincahnya. Aku memperhatikan Hamamah yang lebih pendiam, lebih kalem dan lebih tertib dan lebih baik mengalah atau Hamamah yang takut untuk mencoba sesuatu.

Untuk permainan seperti kora-kora kalau di dufan, Nurul dengan lincah dan tertantang untuk duduk paling ujung, Hamamah memilih untuk duduk ditengah tanpa ada teriakan atau kegirangan seperti yang ada pada Nurul...begitu juga dengan super slide, ataupun jumping castle...pada awalnya Hamamah seperti takut. Dia lebih banyak diam dan menyendiri, asyik dengan dunianya mungkin...enta apa yang ada pada fikirannya.
Nurul....dia bercengkrama dengan kawan-kawan kakaknya...dia bicara banyak hal...bercerita banyak hal...sangat jauh perbedaan yang kulihat hari ini.

Hamamah mengajaku terlebih dahulu untuk mengantri, mengangguk tanpa suara saat aku tawari permainan yang lain, dan hari ini kulihat dia sagat lain dibandingkan dengan kawan-kawannya yang lain. Dia sangat pendiam, sangat menyendiri....
Tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu yang hilang pada dirinya...entah apa...

Selama ini aku maupun suami pun menyadari bahwa antara Hamamah dan Nurul sangat berbeda...tapi entah mengapa hari ini aku merasakannya sangat lain...sangat aneh...sangat penuh teka-teki sehingga aku ingin memeluknya sangat erat...seakan ingin mengetahui apa yang ada dalam hatinya...

Hamamah...andai aku tahu apa yang ada dalam hatimu...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home