Saturday, February 11, 2006

Nama

Awalnya sih mau ngasih koment di postingannya teh Lia tapi,ternyata komentnya kebanyakan, malah udah kayak postingan baru lagi.
Karena lagi home sick, lagi kangen juga sama keluarga di Bogor, akhirnya latah aku mau ikutan si teteh....punten ya teh.

Jadi, ngomongin soal nama, awalnya sih aku gak pernah peduli denga namaku. Malahan dari namaku orang bisa dengan jelas melihat darimana asalku. Seperti biasa, orang Sunda terkenal dengan nama yang diulang-ulang. Padahal kalau dilihat dari ibu bapakku yang memberikan nama, bapak adalah seorang keturunan Arab dengan marga Al-habsyi. Semua nama anak-anaknya berbau arab walaupun tak pernah memakai marga arab kami...namun tak lepas dari unsur sunda menyundanya.

Dari kelima anaknya, cuma aku yang perempuan. dan menurut bapak ibuku, sejak mereka menikah mereka sudah mempersiapkan 5 nama anak perempuan dan 5 nama anak laki-laki.
Dari keempat saudaraku yang kesemuanya itu cowoq, aku pernah juga merasa namaku lain. Karena sepertinya hanya namaku yang diulang-ulang dengan kata yang sama...Ina Inayah.
Kakak dan adikku bernama, Mufti Abdul fattah, Irfan abdul Arief, Hidayat abdul Hadi, dan Hilmi abdul halim, teringat juga dulu sering menjadi bahan olokkan kakakku yang mengatakan namaku diganti menjadi Ina abdul Inayah...biar rata semua sama...:)

Nama yang ternyata dulu sempat membuat minder , sering juga menjadi sebuah hal yang lain. Saat SMP dan SMA dalam satu angkatanku, ada beberapa nama Ina (pasaran kata orang), akhirnya teman-teman lebih suka memanggiku Inayah dibandingkan dengan Ina. Begitu juga dengan saudara-saudaraku, sampai saat ini, mereka selalu memanggilku Inayah, bukan Ina. Karena dari sekian banyak sepupuku, nama-nama sunda yang hampir mirip selalu membingungkan saat ada acara kumpul keluarga besar, ada Rina, Lina, Wina, Tina, Nina, Sina....(jadi keinget, dimana mereka sekarang ya?udah lama banget gk ketemuan...)

Terlebih lagi, saat kami beranjak dewasa dan mempunyai pasangan hidup masing-masing, salah satu kakak iparku pun bernama Ina. Akhirnya nama Inayah makin melekat denganku.
Satu hal lagi, kedua kakak iparku pun berasal dari sunda, dan kerapkali kami bercanda tentang nama-nama kami yang hampir mirip.
Istri kakak yang pertama bernama Lena Marlina, istri dari kakak keduaku Ina Marlina ( I miss you all!) adiknya..Ina Inayah, deketan kan?

Sejak aku mempunyai anak, kerap kali kami memanggil mereka dengan arti dari nama yang kami berikan itu. Hamamatul Haramain Hosen artinya Wanita cantik/merpati dari dua tanah suci(makkah dan madinah) sedangkan Hosen didapat dari nama belakang abinya.
Nurul Haramain Hosen, artinya Cahaya dari dua tanah suci. Dan kami berencana, akan terus memberi kata haramain sebagai kepanjangan dari sebuah nama untuk anak-anak kami.Dan tampaknya kedua anakku pun terbiasa dengan hal itu.

Sampai suatu hari, anak-anak yang memang selalu kritis nanya, apa arti nama Ummi?
Aku sendiri tak tahu pasti arti sebenarnya dari namaku, dan selama ini tak pernah ada hasrat untuk bertanya pada kedua orang tuaku. Namun sejak keingin tahuan anak-anak makin menjadi, akhirnya aku dapatkan juga arti dari namaku.

Setelah menikah, dan berpindah-pindah tempat, kutemui juga beberapa kawan yang bernama sama, namun kali ini lain. Mereka tidak memanggilku lagi dengan nama kepanjanganku, tapi selalu ada nama lain dibelakangnya....Ina nadir, atau Ina-nya pak Nadir atau Ina umminya Hamamah...dan rasanya aku lebih suka dipanggil dengan nama-nama itu dibandingkan dengan memanggilku Bu Nadir...:)
Rasanya lebih akrab ditelinga maupun dihati.

Pada kesimpulannya, apapun nama yang diberikan oleh orang tua, pasti diiringi dengan do'a dan sejuta harapan untuk anak-anaknya kelak. Pernah sewaktu SMA dulu kami bermain memutar-mutar nama seseorang, lalu ada kawanku yang dengan marah mengatakan " Jangan main-main sama nama! namaku ini pemberian orang tuaku yang dengan segala keridhaannya mencurahkan segenap kasih sayang buatku! dan membuatkan sedekahan untuk sebuah nama yang mereka pilih untuk anaknya..!"
karena dulu masa yang memang lagi rada-rada, aku dan teman-teman lainnya tak mempedulikan marahnya tersebut.

Setelah teringat kembali kata-katanya itu sekarang, benar juga apa yang dia katakan tersebut. Semua orang tua menaruh segenap harapan pada anak-anaknya. Tidak peduli darimanapun asal muasal mereka, nama yang diberikan oleh orang tua pasti sebuah nama yang baik.

13 Comments:

  • Samaa Na..nama gw juga pasaran banget "Yulia" duh wkt daftar masuk smp dan sma mokal banget pake nama Yulia..mana temen gw wkt sd ada tiga yg senama ma gw. Trus smp untung cuma gw..kekekekk..wkt sma anaknya Lina Budiarti juga namanya ada yulia2xnya..tp anak2x dulu manggil dia Yulie atau Line krn gw protes terus..kekekekk..*mikir kemana tuh anak ya sekarang jd kangen juga* :D

    By Anonymous Yulia, at 5:21 PM  

  • Bukan pasaran kali ya...ngetop, soale, banyak yang suka atau pake nama itu...ya gak:)

    By Blogger Ina, at 6:10 PM  

  • bunda ina, namanya bagus ah :)... ngomong2 abis baca postingannya malah jadi bertanya2 sendiri nih, namaku artinya apa ya ??? ;)

    By Blogger AwAn, at 1:27 AM  

  • Hmmm.... setuju banget sama Ina. Ortu kita kasih nama tentu dengan banyak doa2 baik yg menyertai. Makanya aku makasih bgt dikasih nama bagus.

    Apa kabar Ina? Sehat aja kan?

    By Anonymous Hany, at 5:22 AM  

  • Yang pasti artnya bagus ya Nin...:)

    By Blogger Ina, at 8:31 AM  

  • To Mbak Hany:

    Kabar kami baik mbak, TQ.
    Iya ya mbak, waktu lahir pan pake acara bubur merah putih plus nasi kuning,pake do'a-do;a, d l l..:)

    By Blogger Ina, at 8:32 AM  

  • Katanya damayanti teh dewi dari india
    cuma lupa si dewi itu kenapa yah? hehehe

    By Blogger Ophi, at 1:58 AM  

  • wah mbak ternyata ada marga juga yah hehe :)

    By Blogger amellie, at 4:48 AM  

  • Iya mamee...konon nich, nama itu berpengaruh kepada sang anak. Baik dan buruk artinya bakal terlihat di perilaku, sifat sang anak.

    By Anonymous mamaX Qs, at 4:43 PM  

  • Ohhh T'ina teh ada keturunan arab, pantesan ayu tenan ... meni golisss .... hehehehe ...

    tapi abi mah resep nami ina teh kesannya teh kumaha nya ... riang kitu orangna teh, leres henteu?nebak2 ...

    By Blogger Momy De' Vieto, at 5:10 PM  

  • Bun...ngomongin nama, nama kita cuma tinggal dibalik ya ? Ani dan Ina...? hi..hi....
    Kalo saya dapet nama meni geuleuh pisan Bun, nama asli saya kan Hamidah Nurhayati artinya Terpujilah cahaya hidupku, cuman waktu kecil masak mo dipanggil hamidah...kan kepanjangan. Waktu itu kakak yang paling gede punya pacar namanya ani (kita beda 17 tahun) jadi saya dikasih nama panggilan Ani sama kakak saya, eh...nempel sampe sekarang......dan ortu pun ikutan manggil Ani...hi..hi

    By Blogger Mbu, at 5:20 PM  

  • Teh Ophi...Dewi perdamaian meureun nya?

    Dear Amell, asal jangan margarsatwa aja ya...:)

    Mamee...beneran kata mamee, mudah-mudahan aja namaku juga mbawa pengaruh yg baik ...

    Teh Ika, jadi GR yeuh disebut ayu, tos jelas namina Ina, bukan ayu:))

    Mbu, pantesan atuh bingung timana nami Ani-na teh, ternyata kitu ceritana nya...:)

    Thanks buat semuanya

    By Blogger Ina, at 5:33 PM  

  • nama anak2 bagus euy...
    makasih atuh bumbu indofoodnya, gak usah dianter ah. kalo besok pengajian bisa dibawain sekalian kali yah. hatur nuhun atuh, teh Ina.

    By Anonymous anni, at 11:47 AM  

Post a Comment

<< Home